
Nurwayah, anggota Komisi VI DPR RI, mengkritik problematika yang muncul dalam proses pendaftaran online program mudik Idul Fitri 2026 yang diinisiasi oleh sejumlah BUMN. Kendala ini menjadi sorotan utama dalam kunjungan kerja (Kunker) Reses Komisi VI DPR RI yang dilaksanakan di Makassar, Sulawesi Selatan, pada tanggal 6 hingga 9 Maret 2026. Agendanya mencakup pembahasan kesiapan arus mudik dan arus balik Lebaran.
Pendaftaran Online Mudik BUMN: Langkah Positif yang Perlu Diperkuat
Program mudik BUMN dipandang sebagai langkah yang baik demi membantu masyarakat. Namun, pemberian informasi mengenai pendaftaran masih perlu peningkatan agar program ini dapat digunakan oleh lebih banyak orang. Nurwayah menekankan perlunya peningkatan sosialisasi agar masyarakat lebih mengetahui dan dapat mengakses program mudik ini.
Sebagai legislator dari Partai Demokrat, Nurwayah menyatakan bahwa perencanaan program mudik sebaiknya dilakukan lebih awal. Hal ini agar masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk melakukan pendaftaran dan mempersiapkan perjalanan mereka.
Sinergi Antar-BUMN: Kunci Optimalisasi Pelayanan
Nurwayah juga menekankan pentingnya sinergi antar-BUMN, terutama di sektor transportasi. Tujuannya agar pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik dapat berjalan optimal. Dengan koordinasi yang kini berada di bawah Danantara, diharapkan BUMN dapat bekerja lebih kompak dalam melayani kebutuhan transportasi masyarakat.
“Harusnya bisa lebih bersinergi sehingga masyarakat yang ingin mudik, baik melalui program gratis, subsidi, maupun reguler, dapat terlayani dengan baik. Fasilitasnya juga harus semakin banyak dan semakin baik,” ujarnya.
Menjelang Arus Mudik dan Arus Balik Idul Fitri 2026
Dalam kunjungan tersebut, Komisi VI DPR RI bertemu dengan sejumlah mitra kerja, antara lain Kementerian BUMN, PT DAM, PT Pelni, PT ASDP Indonesia Ferry, PT Garuda Indonesia, PT Citilink, PT Pelita Air, serta PT Angkasa Pura Indonesia, bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Topik yang dibahas mencakup kesiapan transportasi menjelang arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2026.
➡️ Baca Juga: Anggota Dewan Dituding Melakukan Pelecehan, Keluarga Korban Mendorong Penyelidikan Polisi
➡️ Baca Juga: Pemkab Asahan Mendukung Pengoptimalan Program Magister Manajemen Fakultas Ekonomi UNA




