Pusat Autisme Malang Distribusikan Nasi Berkah Ramadan, Mendorong Anak Autis untuk Berkreasi dan Berbagi Kebaikan

Sebagai pusat khusus anak autis, Pusat Autisme Malang (MAC) kembali meluncurkan program sosial berjudul Nasi Berkah Ramadan. Program yang rutin digelar setiap tahun ini tidak hanya bertujuan mendistribusikan paket makanan berbuka puasa kepada masyarakat, tetapi juga menjadi medium efektif untuk melatih dan memberdayakan anak-anak autis di MAC.
Sejarah Program Nasi Berkah Ramadan
Program Nasi Berkah Ramadan berawal dari inisiatif M. Cahyadi, pendiri Pusat Autisme Malang (MAC). Dimulai pada tahun 2023, program ini terus berkembang dan memperlihatkan hasil yang menggembirakan. Pada tahun pertama program ini, MAC berhasil mendistribusikan sekitar 1.100 paket nasi berkah. Angka tersebut melonjak menjadi 2.200 paket di tahun berikutnya dan mencapai angka fantastis 11.000 paket pada tahun 2025.
Dengan semangat yang lebih kuat, program ini memasuki tahun keempat penyelenggaraan pada Ramadan 2026. Di hari-hari awal, dari 19 Februari hingga 10 Maret 2026, pusat autisme malang telah mendistribusikan 24.625 paket nasi berkah ke sekitar 30 masjid setiap hari di berbagai area Malang, membantu penyediaan makanan berbuka puasa bagi jamaah.
Pelibatan Anak Autis dalam Proses Produksi
Yang menarik dari program ini adalah pelibatan langsung anak-anak autis dalam setiap proses produksi Nasi Berkah. Di bawah pendampingan terapis profesional, anak-anak ini terlibat aktif dalam proses memasak, pengemasan, hingga distribusi makanan. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pelatihan life skill di MAC.
Pengembangan Keterampilan dan Kemandirian
“Melalui program ini, para siswa belajar berbagai keterampilan penting, mulai dari memasak, pengemasan, hingga distribusi makanan. Selain itu, mereka juga dilatih untuk bekerja sama, bertanggung jawab dan mengembangkan kemandirian. Ini membuktikan bahwa dengan pelatihan yang tepat, anak-anak autis bisa bekerja dan berkarya seperti orang normal lainnya,” jelas Cahyadi.
Keberadaan Program Nasi Berkah
Program Nasi Berkah ini menjadi bagian penting dari upaya MAC untuk menghadirkan Learning Center atau pusat pelatihan keterampilan bagi anak-anak autis. Adanya program ini memberikan kesempatan bagi anak-anak autis untuk belajar, berlatih, menunjukkan kemampuan berkarya mereka, dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Partisipasi Anak Autis dalam Produksi Harian
Dalam program ini, sekitar 10 anak di Pusat Autisme Malang terlibat langsung dalam berbagai proses produksi setiap harinya. Mulai dari persiapan bahan, memasak, pengemasan nasi berkah, hingga pendistribusian ke masjid. “Setiap anak mendapatkan pembagian tugas yang berbeda sebagai bagian dari kegiatan pelatihan keterampilan kerja. Dan mereka juga mendapatkan upah,” ungkap Cahyadi.
Penghargaan dan Dukungan
Pusat Autisme Malang mengucapkan terima kasih kepada para donatur dan semua pihak yang telah terlibat dan mendukung pelaksanaan program Nasi Berkah Ramadan 2026 ini. Cahyadi mengungkapkan, “Dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam keberlangsungan program Nasi Berkah ini. Sehingga kegiatan berbagi kepada masyarakat sekaligus pelatihan bagi anak-anak autis dapat terus berjalan dan berkembang dari tahun ke tahun.”
Harapan dan Misi
Melalui program ini, Pusat Autisme Malang berharap masyarakat dapat menyadari bahwa anak-anak autis memiliki potensi besar untuk berkembang seperti anak lainnya, jika diberikan ruang, kesempatan, serta pendampingan yang tepat. “Program ini juga menjadi ajakan bagi masyarakat untuk bersama-sama menebarkan kebaikan di bulan Ramadan. Sejalan dengan semangat yang diusung program Nasi Berkah ini: Satu nasi, seribu doa, mengalirkan keberkahan,” pungkas Cahyadi.
➡️ Baca Juga: Bitung Inisiasi Pelatihan AI Pertama untuk ASN, Mendorong Pemerintahan Digital dan Pelayanan Optimal
➡️ Baca Juga: Laporan SPT Tahunan Capai Naik 3,26 Persen Dibanding Tahun Lalu




