DKR Kabupaten Tangerang Tuntut Evaluasi Menyeluruh Terhadap Pelayanan Puskesmas Kutabumi

Polemik mengenai keluhan masyarakat terhadap pelayanan di Puskesmas Kutabumi, yang terletak di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, terus menarik perhatian banyak pihak. Terutama setelah Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kabupaten Tangerang mengeluarkan pernyataan mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan kesehatan di fasilitas tersebut. Ketidakpuasan warga ini mencerminkan perlunya perbaikan dalam sistem pelayanan kesehatan yang ada.
Kritik Terhadap Pelayanan Puskesmas
Ketua DKR Kabupaten Tangerang, Dusman Syamsudin, tidak ragu untuk memberikan kritik tajam kepada pelayanan yang dianggap masih menyulitkan masyarakat. Salah satu contoh nyata adalah dalam pengurusan surat keterangan sehat bagi calon pengantin (catin), yang seringkali menjadi masalah bagi warga.
Pelayanan Seharusnya Memudahkan
Menurut Dusman, puskesmas sebagai ujung tombak layanan kesehatan tingkat pertama seharusnya bertujuan untuk memudahkan masyarakat. Namun, kenyataannya warga harus bolak-balik ke puskesmas hanya untuk mengurus dokumen administrasi kesehatan, yang jelas menciptakan ketidaknyamanan.
“Pelayanan kesehatan adalah layanan publik yang seharusnya memprioritaskan kemudahan bagi masyarakat. Jika warga harus datang beberapa kali hanya untuk mendapatkan surat keterangan sehat, ini menunjukkan ada yang tidak beres dalam sistem pelayanan,” tegasnya saat diwawancarai pada Kamis (2/4/2026).
Transparansi dan Profesionalitas yang Harus Ditingkatkan
Dusman juga berpendapat bahwa permasalahan ini tidak hanya terletak pada jadwal pelayanan, tetapi juga pada transparansi informasi dan profesionalitas petugas di lapangan. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang jelas kepada masyarakat mengenai layanan yang tersedia.
Informasi yang Jelas dan Tepat Waktu
“Apabila ada jadwal khusus untuk pelayanan catin, seharusnya hal ini disampaikan secara jelas kepada masyarakat, baik melalui petugas di loket, papan informasi, maupun media sosial. Jangan sampai warga yang sudah datang justru disuruh pulang tanpa mendapatkan solusi,” ujarnya.
Hal ini penting, mengingat banyak warga yang datang ke puskesmas tidak memiliki banyak waktu luang, khususnya mereka yang bekerja di luar daerah.
Waktu Warga Harus Dihargai
Banyak warga yang terpaksa harus membagi waktu mereka antara pekerjaan dan keperluan kesehatan. Ketika mereka sudah meluangkan waktu untuk datang ke puskesmas guna mengurus administrasi kesehatan, mereka seharusnya dilayani dengan baik dan tidak mengalami kesulitan.
“Pelayanan publik seharusnya tidak menyulitkan. Kami berharap agar semua warga diperlakukan dengan baik,” tambah Dusman, menegaskan pentingnya penghargaan terhadap waktu masyarakat.
Panggilan untuk Evaluasi Menyeluruh
DKR Kabupaten Tangerang kemudian meminta kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap sistem pelayanan di Puskesmas Kutabumi. Hal ini diperlukan agar keluhan serupa tidak terulang di masa mendatang.
“Dinas Kesehatan harus melakukan evaluasi menyeluruh. Puskesmas adalah garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Jika pelayanan dasar saja masih menimbulkan keluhan, maka ini adalah masalah yang harus segera diatasi,” ungkap Dusman.
Pengawasan Terus Berlanjut
Dusman menekankan bahwa pihaknya akan terus mengawasi pelayanan kesehatan di Kabupaten Tangerang untuk memastikan agar benar-benar berpihak kepada masyarakat. Komitmen ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
“Kami di DKR akan terus memantau dan menerima laporan dari masyarakat. Harapan kami sederhana: pelayanan kesehatan harus ramah, cepat, transparan, dan tidak menyulitkan warga,” pungkasnya.
Kisah Nyata dari Warga
Sebelumnya, seorang warga dari Perumahan Pondok Rejeki, Kelurahan Kutabaru, menceritakan pengalamannya harus datang dua kali ke Puskesmas Kutabumi untuk mendapatkan surat keterangan sehat calon pengantin, namun tetap tidak menerima pelayanan yang memadai. Pihak puskesmas kemudian memberikan klarifikasi dan menyatakan akan melakukan pengecekan terkait keluhan tersebut.
Harapan untuk Perbaikan
Situasi ini menunjukkan bahwa ada kebutuhan mendesak untuk memperbaiki sistem pelayanan di Puskesmas Kutabumi. Dengan adanya evaluasi menyeluruh dan tindakan nyata, diharapkan pelayanan kesehatan dapat lebih baik dan lebih memuaskan bagi masyarakat. Ini adalah langkah penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tangerang.
- Pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan kesehatan.
- Transparansi informasi sangat dibutuhkan dalam pelayanan publik.
- Puskesmas harus lebih menghargai waktu masyarakat.
- Komitmen DKR untuk terus memantau pelayanan kesehatan.
- Pengalaman buruk warga menjadi pemicu untuk perubahan.
Dengan menanggapi keluhan dan masukan dari masyarakat, diharapkan Puskesmas Kutabumi dapat bertransformasi menjadi fasilitas kesehatan yang lebih baik dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Masyarakat berhak mendapatkan layanan yang berkualitas, dan ini adalah tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa pelayanan kesehatan di Kabupaten Tangerang dapat berjalan dengan baik.
➡️ Baca Juga: Prediksi Pertandingan Sparta vs Volendam di Eredivisie 22 Maret 2026
➡️ Baca Juga: Latihan Gym Adaptif untuk Pemula yang Sibuk: Tetap Efektif dan Aman dalam Aktivitas Harian
