Anggota Dewan Dituding Melakukan Pelecehan, Keluarga Korban Mendorong Penyelidikan Polisi

Dalam suasana yang terus memanas, keluarga seorang wanita yang menjadi korban pelecehan seksual menuntut keadilan. Mereka menuding seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang sebagai pelaku utama, dan mendorong pihak berwenang untuk mengusut tuntas kasus yang mencoreng nama lembaga legislatif ini.
Identitas Pelaku dan Korban
Menurut laporan yang diterima, seorang wanita berinisial NW (40) dari Kabupaten Pandeglang adalah korban dalam kasus pelecehan seksual ini. Sang korban memberikan keterangan bahwa pelaku adalah anggota DPRD Kota Serang. Hermawan, anggota keluarga korban, juga membenarkan hal ini dan mengungkapkan bahwa mereka telah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.
Awal Mula Kasus Pelecehan
Kasus ini bermula dari pertemuan antara korban dan pelaku untuk membahas biaya sewa dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, setelah pembicaraan tersebut, pelaku tiba-tiba melakukan tindakan tak terpuji. “Setelah pembicaraan mengenai biaya sewa dapur, pelaku melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap korban,” ungkap Hermawan.
Laporan dan Penyelidikan Kasus
Keluarga korban telah melaporkan kasus ini kepada Polres Pandeglang. Hermawan berharap bahwa pihak kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini dan memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku. Kanit PPA Satreskrim Polres Pandeglang, Ipda Widianto, membenarkan telah menerima laporan tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan.
Penyelidikan Berjalan
Widianto mengkonfirmasi bahwa pihaknya telah mulai melakukan penyelidikan terhadap laporan pelecehan seksual yang melibatkan anggota DPRD Kota Serang. “Kami telah menerima laporan dan saat ini sedang melakukan penyelidikan,” kata Widianto. Dia juga menambahkan bahwa pelaku yang merupakan anggota DPRD Kota Serang akan diperiksa.
- Korban pelecehan seksual adalah wanita berinisial NW (40) asal Kabupaten Pandeglang.
- Pelaku diduga adalah anggota DPRD Kota Serang.
- Kasus ini bermula dari pertemuan untuk membahas biaya sewa dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Keluarga korban telah melaporkan kasus ini ke Polres Pandeglang.
- Polres Pandeglang sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.
➡️ Baca Juga: Pemprov Kalteng Tingkatkan Upaya Antisipasi Karhutla Menjelang Musim Kemarau 2026
➡️ Baca Juga: Posting Selfie dengan Perhiasan saat Liburan, Perempuan Ini Berujung Dipenjara